– Σεμιήλ –

KISAH SEDETIK KITA

Seirama hitungan detik, garis hitam kecil di atas layar putih komputer kecilku … muncul … hilang … dan muncul kembali … begitu seterusnya, entahlah … hampir sejam lamanya kubiarkan jemariku tak menyentuh satu huruf pun. Ini belumlah malam, tapi … dari layar kecil komputerku terlihat kerlap-kerlip lampu yang ditata indah. Aku tengadah, ternyata lampu-lampu itu tepat berada di atas tempat dudukku. Nyala lampu-lampu itu sepertinya hendak diadu dengan pemilik sinar yang maha terang, matahari … yang memang beberapa jam lagi kan segera tenggelam di bibir senja nanti.

Nyala lampu-lampu indah itu sia-sia disini, tetapi disana … di suatu tempat … saat ini tengah merindukan secercah sinar penerang. Jam tanganku menunjukkan pukul 04.21. Kudekatkan jam tangan ke layar komputerku, dan ya … seirama … seirama pula dengan detak jantungku yang entah mengapa terdengar cukup keras.

04.22

Detik ini …

Ada yang disambut dengan senyuman dan sorak sorai kegembiraan sebagai ucapan ’selamat datang di dunia’ … Ada pula yang harus berucap ’selamat tinggal’ dalam hembusan nafas terakhirnya

Ada yang melahap makan dan minum tanpa pernah merasakan lapar … Ada pula yang hanya bisa mengelus perut kosongnya tanpa pernah merasakan kenyang

Ada yang menikmati keteduhan dan kehangatan di dekat perapian … selimut tebal membalut tubuhnya … Ada pula yang harus bertarung melawan hawa dingin yang menusuk tiap ruas tulang rusuknya

Ada yang merayakan pencapaian dan kebahagiannya … Ada pula yang meratapi kegagalan dan kejatuhannya

Ada dedaunan … bunga-bunga yang mekar dan semerbak … Ada pula yang layu … mengering lalu gugur dan terlupakan

Ada sungai, lautan, dan samudera yang dipenuhi butir-butir air yang melimpah … Ada pula tanah yang kering kerontang tanpa kehidupan

Ada burung-burung yang mengepakkan sayap kokohnya dan terbang mengitari angkasa nan luas … Ada pula yang bahkan tak mampu terbang rendah dengan sayap-sayap rapuhnya

“Tak kan cukup kata

… tinta, dan lembaran-lembaran kertas tuk menorehkan

‘kisah sedetik kita’ … “

Detik ini … siapa anda?

© Copyright Fristian Shamsapéèl Griec

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: